Loading...
FUNGSI BASMALAH

FUNGSI BASMALAH

Ada beberapa fungsi basmalah yang dapat kita fahami:

  1. (اِسْتِعَانَةً) : artinya Memohon pertolongan, dengan basmalah ini kita memohon pertolongan kepada Dzat Yang Maha Agung dan Kuat, agar pekerjaan kita dapat terlaksana dengan baik. Dengan mengucapkan basmalah yang mengandung unsur (اِسْتِعَانَةً) (pertolongan) dapat menimbulkan kepercayaan diri yang kuat, sebab pekerjaan kita mendapat pertolongan dari Allah, disatu sisi juga menimbulkan perasaan tawakkal dan ketergantungan kepada Allah.
  2. (تَرَجِّيًا) : yang berarti Pengharapan, dengan basmalah kita mengharap agar amal kita tersebut diterima oleh Allah sebagai suatu ibadah yang akan menambah point-point amal shaleh kita di akhirat sebagaimana tercantum dalam surat Az-Zalzalah ayat 7 yang berbunyi:

فَمَن يَعۡمَلۡ مِثۡقَالَ ذَرَّةٍ خَيۡرٗا يَرَهُۥ ٧

 “Maka barangsiapa yang mengerjakan seberat biji dzarrah kebaikan maka ia aka melihatnya”

(QS. Az-Zalzalah: 7)

  1. (تَبَرُّكًا) : yang berarti Mohon berkah, dengan basmalah kita berharap pekerjaan kita mendapat ridho Allah, hingga amal kebaikan yang bersifat ketuhanan selalu menyertai amal tersebut dan menghilangkan hal-hal yang bersifat negatif dari setiap amal karena telah mendapatkan berkah7 dari Allah.
  2. (ذِكْرُ اللّٰهِ ) : berarti Dzikir kepada Allah, dengan selalu mengucapkan basmalah dalam setiap pekerjaan, berarti kita selalu dalam kondisi dzikir, dimana dzikrullah tersebut dapat menenangkan hati sesuai dengan surat Ar-Ra’du (13) ayat 28 yang berbunyi sebagai berikut:

 

أَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوْبُ

 “Ketahuilah dengan dzikir kepada Allah hati menjadi tentram”.

(QS. Ar-Ra’du: 28)

 

Allah memerintahkan kepada kita untuk selalu menyebut-nyebut-Nya atau berdzikir kepada-Nya sebagaimana tertera dalam surat Al-Baqarah ayat 200 yang berbunyi sebagai berikut:

فَإِذَا قَضَيۡتُم مَّنَٰسِكَكُمۡ فَٱذۡكُرُواْ ٱللَّهَ كَذِكۡرِكُمۡ ءَابَآءَكُمۡ أَوۡ أَشَدَّ ذِكۡرٗاۗ فَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَقُولُ رَبَّنَآ ءَاتِنَا فِي ٱلدُّنۡيَا وَمَا لَهُۥ فِي ٱلۡأٓخِرَةِ مِنۡ خَلَٰقٖ ٢٠٠

“Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah hajimu, maka berdzikirlah (dengan menyebut) Allah, sebagaimana kamu menyebut-nyebut (membangga-banggakan) nenek moyangmu, atau (bahkan) berdzikirlah lebih banyak dari itu. Maka di antara manusia ada yang berdo’a: “Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia”, dan tiadalah bahagian (yang menyenangkan di akhirat”.

(QS. Al-baqarah: 200)

Dari kajian diatas kita dapat mengambil pelajaran bahwa kita tidak boleh lupa membaca basmalah setiap memulai pekerjaan. Membaca basmalah disunnahkan, Karena memulai sesuatu dengan nama Allah akan mendatangkan berkah, dan mengingat Allah secara umum juga akan mendatangkan berkah.

Diriwayatkan oleh Imam Ahmad, An-Nawawi, dan Ibnu Mardawaih:

عَثُرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ: (اَلْقَائِلُ هُوَ أُسَامَةُ بْنُ عُمَيْرٍ رَدِيْفُ النَّبِيِّ: لاَ تَقُلْ تَعِسَ الشَّيْطَانُ, فَإِنَّكَ إِذَا قُلْتَ تَعِسَ الشَّيْطَانُ تَعَاظَمَ وَقَالَ: بِقُوَّتِى صَرَعْتُهُ وَإِذَا قُلْتَ بِسْمِ اللهِ تَصَاغَرَ حَتَّى يَصِيْرُ مِثْلَ الذُّبَابِ

 (رَوَاهُ أَحْمَدُ وَالنّوَوِي)

“Nabi SAW tersandung, lalu saya katakan (yang berkata adalah Usamah bin Umair, dia berbonceng dengan Nabi SAW): “celakalah syaithan.” Nabi bersabda: “janganlah kamu katakan, celakalah syaithan. Bila kamu katakann begitu, dia akan menjadi besar dan sombong.” Beliau bersabda: “dengan kekuatanku, aku melawannya. Bila kamu membaca basmalah, dia akan mengecil menjadi hina seperti lalat.” (HR. Imam Ahmad dan An-Nawawi)